Adventure

Tampilkan postingan dengan label cycling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cycling. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Januari 2011

Gowes Merapi

Minggu, 23 Januari 2011

Untuk kesekian kalinya bersepeda itu menyenangkan. Apalagi bersepeda lintas alam. Kali ini aku bersama CSG (Club Sepeda Gunung, diplesetkan menjadi Cah Sanggir Gendeng.red) colomadu. Rute kali ini dari base camp kita di Sanggir Colomadu Karanganyar menuju Kinah rejo Cangkringan Sleman Jogjakarta, full gowes pulang pergi. Kita berangkat dari base camp pukul 05.00 WIB, sampe tujuan sekitar pukul 11.00 WIB. Perjalanan didominasi sama jalan menanjak pe tempat tujuan.

"di hutan bambu"


"terpaksa harus 'nyunggi' sepeda"


"face"


Saya sempet heran dari tadi kok banyak banget kendaraan yang menuju ke atas, emangnya disana tu tempatnya seperti apa kok banyak sekali kendaraan roda 4 dan roda 2 yang pe terjebak macet sampai mengekor panjangnya. Ternyata setelah terengah-engah akhirnya sampai juga ditempat tujuan. Dan, Subhanallah, innalillahi wa innaillaihi rojiun, benar-benar hancur lebur.

"subhanallah"


"disalah satu pohon yg tumbang, depan bekas rumah Mbah Marijan (Alm)"


"dulu hutan lebat"


Kinah rejo merupakan salah satu desa terdekat dari puncak merapi yang Cuma berjarak kurang lebih 4 km dari puncak garuda (dulu disebutnya “puncak garuda” sebelum erupsi tahun 2008.red). Kini pemukiman itu hancur, rata dengan tanah, pohon-pohon semuanya tumbang. Dulu pemukiman ini hijau lebat, kini jarak pandang bisa mencapai ratusan meter karena semua tumbuhan dan rumah-rumah sudah rata dengan tanah yang gersang berpasir.

"di depan sana kaliurang yang juga hancur"


"lereng kali kuning"


"bersama putri Mbah Marijan (Alm)"


"didepan masjid Al Amin"


"tepat di bekas rumah Mbah Marijan (Alm)"


Baru kali ini saya berkesempatan melihat area ini. Dimana dulu ditempat ini sang pakuncen merapi Mbah Marijan (Alm) tinggal. Maaf jangan salah sangka dulu dengan wisata bencana, karena jika saat ini anda datang ketempat ini berarti anda juga membantu meringankan beban mereka dengan menyisihkan sebagian harta yang anda bawa. Jika kita melihat sendiri kondisi sekarang ditempat ini seperti apa, semoga bisa menambah keimanan kita untuk mengagungi kekuasaanNya yang tiada taranya, kita manusia tidak ada apa-apanya. Subhanallah.

"untuk masa depan"


"semoga bisa hijau kembali"

Yang digalakkan ditempat ini sekarang adalah gerakan penghijauan “pro green” yang mana gerakan ini guna merestorasi hutan yang sudah gundul terkena lahar merapi.

Rabu, 15 Desember 2010

Gowes To Sukuh Temple - Tawangmangu

12 Desember 2010

"melepas lelah"

Bertepatan dengan test ujian masuk pegawai negeri provinsi Jateng. Ak absen dari kegiatan seperti itu tahun ini tuk daerahku. Melepas kerinduan tuk bersepeda lintas alam bersama CSG (club sepeda gunung) sanggir colomadu. Dah sekitar sebulan ini aku ndak bersepeda bersama mereka.

Rute kali ini kita pilih rute karanganyar – candi sukuh – grojogan sewu tawangmangu. Wow rute yang menantang n mengasyikkan.

Aku berangkat dari rumah sukoharjo pukul 06.00 WIB ke karanganyar tepatnya didepan kantor bupati karanganyar. Sampai disana aku menunggu rombongan CSG yang berangkat dari colomadu (karanganyar paling ujung barat.red). setelah semuanya kumpul kita lanjutkan perjalanan kearah timur ke gunung lawu, sebelumnya kita sarapan soto kwali dulu.

"join point"

Uagrrrrrrh hehe kenyang nih....kita lanjutkn perjalanan. Perjalanan kali ini didominasi dengan tanjakan yang lumayang tinggi tapi sebisa mungkin jangan sampai kita nuntun sepeda dijalanan ini, cos jln raya malu dunks kalo pe nuntun sepeda....hahahaha. duh perutku rasane gak enak bgt, mungkin karena kekenyangan tadi....udah jalanan nanjak terus, perut kenyang, gak nyaman bgt. Sesekali kita berhenti sejenak sambil istirahat n menunggu rombongan yang masih tertinggal. Hehehe kayaknya aku nih yang tertinggal dibelakang terus, maklum dah lama ga besepeda.

"gerimis"

"break"

"zig-zag"

Kalo yang sudah pernah ke tawangmangu pasti tau donk jalannya kayak apa....hehehehe pake motor aja kadang motornya ngos-ngosan palagi yang ke candi sukuh.....hahaha hati-hati rantai putus.

Akhirnya sampai juga aku di pertigaan jalan masuk ke ngargoyoso. Tujuan pertama kita ke candi sukuh (candi erotis.red). Disini kita break dulu sebelum menaklukkan tanjakan yang ekstrim....huffft disini rasa hati Cuma pengen ngeluh mulu karena tanjakan yang gada habisnya. Pastilah aku diurutan paling buncit dari kurang lebih 10 sepeda. Untung aja ada kang arif yang selalu ngancani...hehe thx bang. Sempet juga aku “nggandol” truck yang melintas, karena jalannan sempit aku tidak terlalu lama “nggandolnya”. Maklum disini mobilpun juga harus hati-hati karena jalanan sempit dan menanjak.

"zig-zag"

"buehhhhh huft"

Sebelum masuk jalan terkahir ke candi sukuh aku break lagi didepan pintu masuk retribusi wisata daerah ngargoyoso, habis sebotol air putih. Huft seger bgt airnya....gak usah dimasukin kulkas aja airnya udah dingin. Kita lanjut, di jalan ini puol tanjakan dengan kemiringan antara 30 sampai 45 derajat. Gak percaya?coba aj sendiri, banyak motor-motor yang gak kuat akhirnya mereka turun balik arah lagi. Hahahahaha gokil, disinipun mau gak mau kita harus cari strategi untuk menanklukan tanjakan ini. Kita memakai teknik zig-zag yaitu dengan mengayuh sepeda dengan zig-zag disatu jalan, dengan cara ini sedikit demi sedikit kita bisa menaklukkannya, tapi klo yang kemiringan 45 derajat, kita nyerah deh, nuntun sepeda mau gak mau.

Karena tenaga dah terkuras dengan perjalanan yang begini beratnya. Tapi candi sukuh dah terlihat diatas sana, semangat timbul lagi dan dicoba lagi dengan teknik zig-zag dan tuntun sepeda. Setelah masuk tikungan terkahir alias masuk tanjakan terakhir aku tekatkan untuk mencoba teknik zig-zag lagi pe atas candi sukuh, n alhasil aku bisa melaluinya tanpa turun dari sedel sepedaku.hahahahaha puas sekali rasanya bisa menaklukkan tanjakan ini.

"gerrrrrrr"

"finally 'sukuh temple"

"parking area"

Akhirnya sampai juga di candi sukuh yang terkenal dengan candi erotic, karena menurut legenda candi ini bisa untuk mengetes “keperawanan”. Tapi maaf tidak akan saya kutip disini searching aja di link-link wisata di blog ini, dan temukan jawabannya. Ada satu lagi candi di daerah ini yaitu candi cetho yang tidak kalah fantastiknya, kata orang-orang kalo ke candi cetho pasti akan ingat bali, karena disana seperti kampung bali, tapi untuk menuju kesana kita harus melalui jalanan dan tanjakan yang lebih ekstrim lagi dari jalanan n tanjakan menuju candi sukuh ini.

"sukuh temple"

"sukuh temple"

"entrance"

"entrance"

"sukuh temple from side"

"face"

"action"

Hemmmm kapan ya bisa kesana dengan bersepeda? (cetho temple) hahahaha.

"face"

"look side"

"bumi perkemahan ngargoyoso"

"bumi perkemahan ngargoyoso"

"bumi perkemahan ngargoyoso"

"bumi perkemahan ngargoyoso"

Setelah menikmati keindahan disekitar candi sukuh kita lanjut perjalanan ke kawasan wisata grojogan sewu tawangmangu. Ternyata dari sini ada jalan tembus yang menuju kesana. Dan lebih gila lagi jalanan ini sangatlah menantang andrenalin. Kalo nanjak kita nuntun sepeda kalo turunan kita juga nuntun sepeda, hahahaha gokil karena tanjakan dan turunan di jalur ini sangat terjal n jalanannya berfvariasi antara aspal, kerikil, dan cor beton. Tapi pemandangan yang disuguhkan sangatlah indah banget so rasa lelah, capek, pegel (hehe sama aj yak.red) hilang deh. Subhanallah Maha besar ciptaan-Nya.

"track to grojogan sewu"

"polisi hutan"

"huft......"

"dehidrasi"

"polhut in action"

"rame-rame CSG"

Seandainya aku punya motor trail, ckckckckcck tambah gila aj petualanganku nantinya, karena di daerah lereng gunung lawu ini wisata alam nya banyak banget n alat transportasi yang paling cocok adalah motor trail. Kalo kita naik mobil, belum tentu mobil bisa masuk kedaerah-daerah dengan jalan sempit kayak gini. Kalo naek motor biasa, belum tentu motor itu kuat apalagi yang harus diperhatikan bener adalah rantai sepeda motor. Kalo naek sepeda gunung, enak sih kalo liat turunan, tapi klo liat tanjakan, fiuh....capek deh....enak lagi kalo waktu naek keatas tu sepeda dinaikin dulu diatas mobil, hemmmm maunya. Pokoknya motor trail......!!!!!!! catat di cita-citaku selanjutnya.

"awas turunan dan tikungan tajam!"

"uhuiy, track nya keren"

"take a break"

Kita bertolak dari candi sukuh sekitar pukul 13.15 WIB ke tawangmangu. Jalur ini baru pertama kali kita lalui, berarti maklum kita dijalan sambil nanya-nanya. Hehehe ada yang gokil ni, salah satu dari kita ada yang duluan setelah kita sesion poto-poto, nah ternyata jalan yang dia ambil keliru....hahahaha lagian siapa yang gak ngiler ditunjukin turunan yang membawa nikmat setelah kita menghabiskan tanjakan. Hahahhaa alhasil kita harus tunggu dia sampe kembali ke rombongan dan melanjutkan perjalanan.

"ngelak"

"ahihihihihihiii"

"ehm"

"sampai juga dikawasan grojogan sewu, tawangmangu"

Alhamdulillah setelah melalui tanjakan, turunan dan menikmati keindahan alamnya, sampai juga kita di area wisata grojogan sewu, tapi kita tidak masuk ke dalam karena waktu sudah menujukkan pukul 15.00 WIB. Setelah kita puas break, kita melanjutkan perjalanan pulang. Nah dari tawangmangu pe karanganyar hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15-20 menit padahal kita berangkat dari karanganyar pe atas aja menghabiskan waktu sampe kurang lebih 4 jam. Maklum jalanan dari atas ke bawah alias turunan. Nah dijalanan yang seperti ini kita harus hati-hati karena jalanan sempit dan banyak tikungan dan kendaraan. Kecapatan kita bisa mencapai 60km/jam bahkan lebih dan modal penting kita adalah sistem rem yang baek. Motor, mobil, truck semua kita lancangi, sampai-sampai kita sempet denger cletukan dari pengendara yang lain, “wo!!!wong edan!!” .... “weleh kok wani yo?”.... maklum secara pengendara kendaraan yang dilalui akan ketir-ketir juga karena sepeda lajunya lebih cepat dari pada kendaraan bermesin di jalur menurun.

Setelah melalui turunan dengan kecepatan yang seperti itu, akhirnya kita break lagi untuk mengisi perut dengan menu wajib kita “sate kambing”. Kira-kira pukul 16.30 WIB kita pulang. Aku pe rumah tepat pukul 17.55 WIB dengan diiringi hujan lebat disepanjang perjalanan pulang.

Thx buat CSG atas petualangannya....Kemenakah tujuan kita selanjutnya?

By dofont red.font

Selasa, 28 September 2010

Gowes with CSG

GOWESSER 26 SEP 2010

Bingung mo kemana. Itulah pikiran dalam benakku saat pukul 24.00 WIB mengeluarkan sepeda dan perlengkapannya. Yup ngegowes malem ke tempat singgah temenku, karena klo ak masih disini pe besok pagi aku bakalan malu klo keluar rumah gak ikut kerja bakti malah “pit-pitan”. Hehehe lagian disini undangannya kerja bakti tapi kenyataanya Cuma arisan dan makan-makan. Gak ah lagian aku kan Cuma nunut ngeyup. Hehehe…

Huuuaaaah!!! Dah pagi ternyata tapi masih aja belum punya tujuan pasti untuk ngegowes kemana. Aku sms temen-temen B4F tapi tujuan mereka Cuma ke “car free day” lagi. Yadahlah yang penting jalan dulu sambil hehhehee sarapan bubur ayam depan kampus 1 UMS. “Hello Moto…” bunyi ringstone hpku, ternyata temen-temen CSG sanggir ngajak ngegowesni.

"starting point"

Setelah selesai “nyabu” ku kayuh sepedaku ke Sanggir Colomadu. Pe sana ternyata semua pada nungguin aku, hehehe lagian kalo ditanya tujuan kemana mereka belum pasti nentuin sebelum semuanya kumpul. Wah ternyata kejutan buatku tujuan kali ini. Mereka mo ngegowes ke rumahku trus dilanjut kedaerah-daerah ditempatku yang belum mereka jelajahi. Maklum mereka kan mang penjelajah, jika dibandingin ama yang ditipi-tipi itu mah mereka bukan tandingannya.

Track rekord CSG :
• Djogja : kali urang, pantai baron, pantai kukup, pantai krakal, pantai parangtritis, pantai depok.
• Kulonprogo : pantai congot, pantai glagah.
• Karanganyar : tawangmangu, candi sukuh, candi cetho, astana giribangun, hutan bromo, waduk lalung.
• Sragen : kemuning, museum purbakala sangiran.
• Boyolali : tlatar, gunungmadu, deles, selo, waduk bade, waduk kedung ombo.
• Sukoharjo : tawangsri, weru, batu seribu, waduk mulur, maka balakan mertan.
• Wonogiri : sanggang, banyubiru, wuryantoro, pracimantoro, waduk gajah mungkur.
• Semarang : papringan.
• Klaten : candi prambanan, ubul cokro, waduk jombor.
• Pacitan : pantai teleng ria.

Kerenkan mereka. Sapa yang mo gabung? Kut aja, kita ngumpul setiap minggu di desa Sanggir Colomadu. Jangan salah kalo yang laen pada keluar jam 5 atau jam 6 pagi mereka baru kumpul pukul 07.00 WIB. Tergantung juga tujuan gowes kita mo kemana. Dan jangan dikira sepeda kita sepeda berkelas, ya relative sih ada yg low end sampai high end, tapi semangat n kerjasamanyalah yg pantes di acungi jempol. Jumlah anggota CSG ada sekitar 15 orang yang masih aktif bersepeda. Terdiri dari anak sekolah pe simbah-simbah.

"at base camp, sanggir colomadu"

Tujuan kita kali ini ke daerah sukoharjo tepatnya dii rumahku yang bersebelahan dengan waduk Mulur. Kita start di sanggir Colomadu kabupaten Karanganyar yaitu perbatasan Karanganyar paling barat sendiri. Jarak dari tempat start pe rumahku kurang lebih 40km. rute kita melewati jalan raya solo Wonogiri yang merupakan jalan penghubung ke Jawatimur jalur selatan.

"perjalanan ke sukoharjo"

"break"

Setelah sampai di rumahku kita break sejenak sambil ngeteh n makan pisang rebus yang sudah disiapkan sama ibuku. Hehe mereka sungguh konyol, walaupun sudah pada berumur tapi gojekane koyo cah enom dolan nang koncone. Xixixixixi .

"at my home"

"at my home"

Selesai ngeteh kita lanjut kea rah timur lagi ke makam balakan. Yaitu makam Ki Ageng Balak yang memang dianggap kramat oleh warga sekitar yang “mungkin” disalah gunakan untuk “panjalukan” (hati-hati musyrik.red). disini ada jembatan setapak tapi lagi rusak dan relative berbahaya kalo dilewati. So kita balik lagi cari jalan yang laen.

"lintas alam"

"makam balakan, mertan"

"makam balakan, mertan"


Entahlah apa yang ada dipikiran anggota CSG ini kita jalan aja gtau ntar mblusuk kemana yang penting jalan. Alhasil kita menelusuri jalan-jalan desaku ini Mertan, sampai ke desa tetangga bendosari, jumapolo karanganyar dll. Jalur yang kita lalui cukuplah menantang dari tanjakan dan turunan juga dikanan kiri kita sawah dan ladang para petani desa setempat.

"lanjut ke arah timmur, karanganyar"

"lintas desa dan wilayah"

Kita juga perlu istirahatni karena lajur sepeda sudah pada tidak konstan lagi. Kita berhenti sejenak di tengah-tengah desa (entahlah desa apa.red). Sambil menunggu anggota lain yang tertinggal. Karena air bekalku sudah menipis tidak apalah mampir ke rumah warga sekitar buat minta “toyo pethak” hehehe air putih maksudnya.

"break"

"break"

"break"

"break"

Lanjut lagi masih ketimur yang nantinya kita nyampe didaerah seplang yg sudah masuk area Karangnyar. “Eit kok kayaknya aku ragu sama jalan yang kita ambil ini, seingatku kita harus kekiri kok ini lurus aja?” batinku menanyakan keraguanku. “hem ya sudahlah pokoknya gowes ajalah” heheehehe. Mak jeduk! Kita akhirnya menemukan juga jalan raya yang mulus naik turun dan berkelok-kelok, wuih kereeeennnn!!!! Enak banget dah jalanan mulus turunannya tajam pula tapi tanjakannya juga lumayan, hihihihi. Itu adalah jalan yang menghubungkan Karanganyar dengan daerah lereng Lawu bagian selatan yang berbatasan dengan kabupaten Wonogiri. Kita sudah menghabiskan kurang lebih 60km dari start.

"jalannya mulus, tapi....."

"...naik turun"

"break"

"joss tenan, kepyoh!"

"huft"

"huft"

"nunggu yg dibelakang"

"nunggu yg dibelakang"

Kita sudah cukup jauhlah n waktunya kembali ke daerah asal, CSG pantang yang namanya pulang melalui jalan yang sama. Kita masih menelusuri jalan pedesaan yang relative sudah baik, dan kita melewati kebun karet daerah polokarto lho. Hehe gak nyangka kita nyampe sini. Asyik uey gowes kali ini.

"break sebelum kembali pulang"

"bendahara CSG"

"mbah sumardi kalian mbah Suwarno (om lim)"


"ihir....alas karet"

"peace, go green"

"berrrrrrrr"

Aduh perut dah ulai “ngembek”ni…hehehe maksudnya pengen sate kambing. Sudah kebiasaan kalo CSG jalan jauh yang dicari pasti sate kambing, maklumlah merekakan kebanyakan sudah berkeluarga. Hehe taukan aksudnya? Tapi memang kok katanya klo kita nyate kambing tenaga kita untuk ngegowes jadi bertambah. Kita mampir ke warung sate kmabing pak Sarimin daerah ndondongan.

"ihir...makan"

"parking"

"kut bakar sate kambing ahhhh"

"ikut.....!"

"Santaaaaaaaaaaaaaaaaapppppppppppppppppppp!!!!!!!"

"satu porsi masak kambing"

Waktu sudah menunjukan pukul 12.00 WIB. Wuih puanase cuyyyy. Ini ni yang kurang aku suka, waktunya kita pulang pas puanase puol kyk gini. Kita pulang melalui daerah bekonang lurus ke barat sampai Gading solo pe rumah. Wuih mengenang saat aku dari tawngmangu dulu. Gila Cuma nyebrang kota solo aja gile puanase…..
Sampe rumah di perum Nilagraha Pabelan pukul 01.00 WIB. Biyuh kulitku jadi tambah item aja nih. Dah badan letih banget, haus, pokoke cairan tubuh terkuras abis siang itu.

Petualangaku hari ini tidak sampe disini aja. Aku masih punya janji sama temenku untuk nganterin sepedanya dari klaten ke jogja. Mumpung masih panas pakaianku aku cuci dulu dengan harapan nanti sore sudah kering dan siap untuk dipakai lagi. Eh tak dinyana-nyana baru dijemur kurang lebih setengah jam udah mendung dan “mak bress” hujanpun turun dengan sangat derasnya. Alhasil sukses ujan kali ini membuat jerseyku dingin-dingin empuk.

Pukul 16.00 WIB aku berangkat naek bus ke klaten. Sialnya lagi kayakna ni bus terakhir ruamenya minta ampun, untung ak dapet tempat duduk deket pintu keluar. Mosok sampe klaten aja satu jam setengah! Lemot!. Setelah sholat magrib aku kayuh sepeda temenku (uswa.red) ke jogja. Kalo tidak salah itungan perjalanan dari klaten ke djogja kurang lebih satu setengah jam. Jalan menuju djogja relative menurun, so nikmat banget ngegowes nya…. Udah aja dulu yak? Sebenarnya untuk perjalanan ke djogja ini ada kesan lain yang lebih konyol. Hehehehe matur suwun.

By dofont red.font